Untuk mendukung hal tersebut, BPJ meminta agar para pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya, terutama di bidang digital.

“Pola belanja masyarakat sekarang berubah, belanja online semakin diminati. Untuk itu, kita juga dapat memanfaatkan platform media sosial untuk berjualan atau bergabung dengan platform market yang sudah terkenal,” ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya juga menggandeng Kementerian Perindustrian menggelar Diklat 3 in 1 Good Manufacturing Practice (GMP) angkatan ketiga, di Hotel Tanjung Pesona.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi pelaku UMKM agar dapat mengembangkan produknya, sehingga produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Melalui Diklat ini, UMKM dapat mengetahui teknis pengolahan, efisiensi, higienis dan bagaimana pengelolaan produk agar sesuai dengan standar pasar luas.

Baca Juga  30 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Produk Turunan Minyak Atsiri Sapu-Sapu

“Melalui kegiatan seperti inilah yang akan merubah produk agar lebih baik lagi, sehingga UMKM Babel dapat naik kelas. Karena bukan sekadar rasa dan kemasan, namun juga brand,” ujarnya.(East)