Ditunjuk Sebagai Calon Gubernur BI, Ternyata Perry Warjiyo Sempat Berada Posisi Penting di IMF
NASIONAL, TIMELINES.ID – Nama Perry Warjiyo kembali mencuat ke publik. Pria kelahiran Sukoharjo tahun 1959 ini ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028. Bahkan Jokowi telah menyerahkan nama Perry Warjiyo sudah berada dimeja DPR RI. Lantas siapa Perry Warjiyo?
Lulusan Fakultas Ekonomi UGM
Dilansir dari berbagai media, Perry Warjiyo merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 1982, Perry melanjutkan pendidikan di Iowa State University hingga meraih gelar Master pada tahun 1989 dan meraih gelar Ph.D di tahun 1991.
Jabat Gubernur BI Tahun 2018
Segudang pengalaman didunia ekonomi, membawa karir Perry warjiyo terus meroket. Bahkan Perry Warjiyo resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.70/P Tahun 2018 tanggal 16 April 2018, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 24 Mei 2018.
Namun sebelum menjabat, Perry Warjiyo telah malang melintang di BI, Sejumlah jabatan strategis dijabatnya seperti Deputi Gubernur BI periode 2013-2018.
Ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia.
2 Tahun Jabat Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF)
Sebelum kembali ke Bank Indonesia pada tahun 2009, Perry Warjiyo menduduki posisi penting selama 2 tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group pada tahun 2007-2009. Perry memiliki karier yang panjang dan cemerlang di Bank Indonesia sejak tahun 1984, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta Biro Gubernur.
Dan kini, di masa akhir Presiden Jokowi, Perry Warjiyo kembali ditunjuk untuk memimpin Bank Indonesia periode 2023-2028.
Sejumlah alasan pun disampaikan Presiden Jokowi, Salah satunya Perry Warjiyo dianggap mampu mengatasi kondisi situasi global yang tidak pasti.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.