Otot dan persendian yang kuat dan fleksibel akan mencegah cedera saat berolahraga dan beraktivitas serta memperluas rentang gerak tubuh.

4. Menjaga kesehatan mental

Bulu tangkis tidak hanya memberikan manfaat kebugaran fisik, tetapi juga bagi kesehatan mental.

Otak akan melepaskan senyawa kimiawi yang berperan dalam mood bahagia ketika berolahraga, yaitu endorfin, dopamin, dan serotonin.

Hormon ini akan bekerja sama menghasilkan perasaan senang dan mengusir stres, sehingga menciptakan pikiran positif dan memperbaiki kualitas tidur.

Itu sebabnya kenapa olahraga sering disarankan sebagai terapi tambahan untuk mengelola gejala berbagai masalah mental.

5. Mengendalikan gejala diabetes

Manfaat bulu tangkis selanjutnya yaitu membantu mengontrol gula darah pada pasien diabetes.

Baca Juga  5 Penyebab Bibir Bayi Hitam, Kenali Tandanya

Orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2 dianjurkan untuk berolahraga aerobik selama 30 – 60 menit, dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Pada pasien diabetes 2, olahraga membuat sel-sel tubuh bisa menggunakan hormon insulin dengan baik.

Sel-sel tubuh bisa mengambil gula dari dalam darah dan mengubahnya menjadi energi atau menyimpannya di otot dan liver. Jadi, kadar gula darahnya tak terlalu tinggi.

Pada diabetes tipe 1, badminton meningkatkan kadar insulin di dalam darah sehingga gula darah bisa terkontrol. Namun, Anda perlu ingat bahwa latihan ini bukanlah menjadi pengganti pengobatan diabetes.

6. Menurunkan darah tinggi

Sebagai olahraga kardio, badminton membantu memperlancar aliran darah. Hal ini membuat jantung bekerja tidak terlalu kuat sehingga tekanan darah normal dan menurunkan risiko hipertensi.

Baca Juga  Segudang Manfaat Madu Hitam untuk Kesehatan, Ini Diantaranya

Bulu tangkis juga meningkatkan kadar kolesterol baik di tubuh. Jenis kolesterol ini menjaga fungsi endotelium atau lapisan yang ada di pembuluh darah.

Bila lapisan ini tetap sehat, aliran darah tetap lancar sehingga jantung tak perlu memompa darah terlalu kuat, sehingga memicu hipertensi.

Badminton juga memberikan efek vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah. Efeknya, aliran darah pun lancar dan mengurangi risiko hipertensi.

Tidak heran bila bulu tangkis cocok sebagai olahraga untuk pemilik tekanan darah tinggi.(***)