Lelaki Tua yang Memikul Dua Kanak-kanak di Bahunya
Puisi-puisi Karya Dian Chandra
LELAKI TUA YANG MEMIKUL DUA KANAK-KANAK DI BAHUNYA
pagi-pagi,
lelaki tua memikul lalu lalang keinginan perut
: cukup untuk makan hari ini
di sampingnya, ia berjalan dengan dua kanak-kanak, beriringan hendak mengasuh jaman
: sedang ia tak pernah absen mengasuh jaman
yang tak kunjung bersahabat
sedang kanak-kanak kian bersemangat (mereka hendak menyusui jaman
dengan sekolah, pengetahuan, dan kebijaksanaan)
kanak-kanak ialah kemalangan
bergembira di awal
lalu lesu di persimpangan asuh
sedang lelaki tua itu cukup paham
bahwa
ia harus memikul dua kanak-kanak di bahunya; bahu satunya
agar jaman mau menurut
dan memunculkan riang, riang, riang
di hari orang-orang
Toboali, 17 Februari 2023
AKHIR SEBUAH CERITA
larut
semakin menggigit
menusuk ke dalam tulangku
sedang aku mulai merindumu
lagi
pasti
kau terlelap bersama imanmu
dan
menyesakkan aku

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.