Menurut Jamaludin, untuk mengantisipasi kejadian serupa, Kemenag Basel secara rutin akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat sekitar. Tujuannya adalah untuk menecah agar anak-anak di Bangka Selatan terhindar dari modus pelaku rudakpaksa.

”Masyarakat kita jangan mudah terpesona dengan tampilan- tampilan sosok yang agamis, apalagi ada anak kita perempuan berobat atau cek kesehatan dengan orang yang tidak kita kenal. Alangkah baiknya kita perlu waspada dan bertanya dengan tokoh agama yang ada di di situ, sehingga jelas dia siapa dan motivasinya apa,” sebutnya.

Di sisi lain, ia berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai perbuatannya. “Kita berharap pelaku mendapatkan hukum yang setimpal. Sebagai bentuk shok terapi agar kasus pencabulan berkedok agama tidak terulang kembali di Kabupaten Bangka Selatan,” tutup Jamaludin.

Baca Juga  Tim Voli Putri Babel Sapu Bersih Kemenangan, Pastikan Melaju ke-16 Besar