Pada hakikatnya belajar fisika itu adalah mengkaji segala sesuatu yang berkaitan dengan zat dan energi. Zat adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan. Benda padat, cair dan gas (udara) adalah zat. Ketiga jenis zat ini memiliki massa karena dapat diukur/ditimbang dan sudah pasti menempati tempat tertentu (ruang).

Bagaimana jika tidak memiliki massa alias tidak bisa ditimbang (diukur massaanya)? Nah, ini dikelompokkan ke dalam energi. Contoh; grafitasi bumi dan kalor (panas) tidak bisa ditimbang massanya, begitu juga dengan gelombang, cahaya dan bunyi.

Oleh sebab itu materi pelajaran ini termasuk energi. Kita tidak pernah mendengar ada orang yang  menimbang panas, gelombang atau cahaya untuk mengetahui berapa massanya.

Baca Juga  Penurunan Titik Beku dalam Kehidupan Sehari-hari, Ini 4 Contohnya

Kesimpulannya, apapun konsep dan sub-konsep pelajaran fisika di SMP menurut kurikulum yang berlaku sekarang ini,  hanyalah membahas masalah zat dan energi yang ada di sekitar kita. Fisika itu ada dimana-mana di sekitar lingkungan kita. Kalau begitu, mengapa pelajaran fisika harus dianggap sulit?. (Matrapendidikan.com)