Ridwan mengakui banyaknya aktivitas penggorengan timah skala warga di Babel yakni mencapai ratusan.

Upaya untuk menghentikan aktivitas ini, lanjut dia, harus menghentikan dari sisi pembeli timah, agar para pembeli timah ini membeli timah dari kegiatan yang berizin secara resmi.

“Sudah kita sampaikan. Saya tidak tahu secara spesifik perusahaan mana saja yang menerima. Tapi semua perusahaan smelter sudah kita arahkan untuk membeli timah yang berasal dari perizinan tidak resmi,” pungkasnya.

Baca Juga  Ungkap Peredaran 1.5 Kilogram Sabu, Irjen Pol Yan Sultra: Ini Pengungkapn Terbesar Sepanjang Bertugas di Bangka Belitung