Tidak ditemukan senjata tajam dan minuman beralkohol, petugas hanya menemukan rokok dan minuman suplemen jenis torpedo.

“Sebagian  hanya nongkrong dan sebagian kedapatan merokok dan minum torpedo,” ungkap Achmad.

Sebagai sanksi, mereka dihukum push up. Karena tidak terindikasi dalam peredaran obat-obat terlarang, miras, dan senjata tajam, para pelajar bolos itu diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing.

“Mereka kami kasih push up  kemudian kami serahkan kepada pihak sekolah masing-masing untuk langsung di tindak kepala sekolah dan pihak sekolah akan memanggil orang tua murid,” tutup Achmad Nawawi.

Baca Juga  Pj Gubernur Babel Ungkap Penyebab Beras Premium Langka dan Mahal