“1500 hektar lahan sawah, dan baru 200 hektar ter garap oleh warga setempat. Jadi kalau dimanfaatkan secara baik dan benar untuk rakyat tentu Desa Pergam dapat berdaya saing tentunya, setidaknya masyarakat tidak perlu membeli beras lagi karena sawah ada ,” ungkapnya.

Sementara, meskipun berbagai kendala yang dialami para petani saat ini, setidaknya dengan hadirnya Kodim di Bangka Selatan dapat membawa solusi yang tepat di Desa Pergam.

“Berbagai kendala dan kondisi kita pahami, namun jangan berpikir kendala saja akan tetapi Kodim menyiapkan solusi yang tepat untuk Desa Pergam,” tuturnya.

“Masyarakat harus siap dalam masa peralihan tambang ke sektor tani, jadi terlaksana atau tidaknya sinergi rakyat dan TNI sangat diperlukan. Diketahui bulan Juni ekspor timah akan stop jadi kalau sudah seperti itu maka rakyat harus tahu,” pungkasnya.

Baca Juga  Hadapi Lebaran Idul Fitri 2023, 43 UKO BRI Bangka Belitung Siap Layani Penukaran Uang Rupiah

Kades Pergam Sukardi mengapresiasi kehadiran Dandim 0432/Basel ke desanya. “Semoga ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan Desa Pergam dalam segala bidang, khususnya di lahan sawah yang mana lahan tersebut adalah lahan cetak sawah TNI. Semoga Kodim Basel semakin erat dengan rakyat Basel dalam membangun kabupaten yang kita cintai ini, ” ungkap kades.