“Alhamdulillah, mengacu data BPS, angka kemiskinan penduduk Bangka Selatan Tahun 2022 turun menjadi 3,22 %. Ini setara dengan 900an jiwa penduduk miskin yang terentaskan,” ujar Yuri, Kamis (3/3/20223). Selain itu, pencapaian ini juga lebih baik dari angka yang ditargetkan Perda RPJMD Bangka Selatan tahun 2022 yang penurunannya sebesar 3,52%.

Dibanding dengan target tersebut, maka persentase pencapaiannya berada di angka 108 %. Ini berarti program penanggulan kemiskinan sudah berjalan efektif.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, angka kemiskinan penduduk Bangka Selatan bukan hanya menurun, tetapi juga mencapai titik terendah sejak Bangka Selatan terbentuk sebagai daerah otonomi.

Sejalan dengan semangat dan tujuan pembentukan kabupaten, perkembangan angka kemiskinan menunjukkan keberhasilan tujuan tersebut. Namun demikian, upaya penanggulangan kemiskinan harus tetap dilakukan secara tepat sasaran agar kemiskinan terus menurun.

Baca Juga  Masyarakat Desa Airgegas Sambut Antusias Program Aik Bakung Riza-Debby

Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tahun 2022 lalu. Program tersebut antara lain pembangunan/rehabilitasi rumah layak huni, bantuan usaha mikro rumah tangga, jaminan kesehatan gratis, bantuan perlengkapan sekolah serta berbagai bantuan langsung lainnya. Hampir semua program tersebut kembali dilanjutkan tahun ini bahkan dengan jumlah sasaran yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. (Kominfo Basel)