Dirjen Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini menyebut slogan Hijau Biru Babelku bukan hanya indah lingkungan, namun memaknai kehidupan harus teduh.

“Saya ingin memaknai, kita ini masyarakatnya sedikit, orangnya kita saling kenal. Kita harus menjaga kohesi sosial itu, jadi keteduhan itu harus dijaga,” tuturnya.

Lanjut dia, secara praktis makna Hijau Biru Babelku itu yakni harus menjaga lingkungan, hijaunya di darat dan biru di laut.

“Kalau ditarik ada kegiatan praktek pertambangan itu relevansinya ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga  Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Ridwan Djamaluddin Pantau Ketersedian Bahan Pokok di Babel