“Dua dimensi perjuangan saling melengkapi dan eskatologi akhir adalah pengakuan kedaulatan (Souvereiniteit overdracht) atas Republik Indonesia di Konferensi Meja Bundar 27 Desember 1949. Diharapkan untuk peringatan berikutnya akan lebih banyak daerah yang dilibatkan dengan agenda kegiatan yang lebih banyak lagi,” tambah Elvian.

Adapun kegiatan yang digelar di Museum Timah Indonesia Pangkalpinang ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak, Dinas Kebudayaan DIY sebagai penyelenggara utama, bekerja sama dengan Dinas  Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Kepulauan Bangka Belitung, PT Timah, MTI Pangkalpinang, Komunitas Pekerja Seni Bangka dan SMK PGRI Pangkalpinang.

MTI Pangkalpinang menjadi lokasi kegiatan tersebut karena menjadi lokasi bersejarah peristiwa pengasingan Bangka. Setidaknya ada 26 peristiwa yang terjadi di MTI Pangkalpinang.

Baca Juga  Bawaslu Bangka Belitung Sedang Mengkaji 1821 Alat Peraga Milik Parpol, Bacaleg, Maupun DPD RI

Dua bangunan bersejarah lain adalah Pesanggrahan Menumbing tempat tinggal Wakil Presiden Mohammad Hatta dan Pesanggrahan Mentok tempat tinggal Presiden Sukarno. Dari ketiga bangunan tersebut, hanya MTI Pangkalpinang yang belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

“Saya berharap, kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan bergiliran di Pangkalpinang dan Mentok, sebagai bentuk apresiasi semangat nasionalisme. Keberadaan ketiga bangunan tersebut harus bisa mempresentasikan sejarah pengasingan para pemimpin Republik Indonesia di Bangka dan harus berdampak bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya.” Kata Ali Usman, Pamong Budaya Disparbudkepora Kep. Bangka Belitung sekaligus salah satu penulis buku Yogyakarta-Bangka Menegakkan Kedaulatan Negara 1948-1949.

“Keberhasilan pelaksanaan Hari Penegakan Kedaulatan Negara 1 Maret 2023 merupakan kemenangan bersama, hasil kolaborasi luar biasa dan kita berharap tahun depan lebih baik lagi. Terima kasih kepada kepala Dinas Kebudayaan DIY yang memberi kesempatan berkolaborasi,” imbuh sekretaris MSI Cabang Kepulauan Bangka Belitung ini. (Ali Usman Pamong Budaya Disparbudkepora Babel)

Baca Juga  BPJ: Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp460 T Dukung Permodalan UMKM