Buat bahu rileks, sehingga Anda bisa mengambil napas dalam-dalam. Kemudian, tekuk lengan 90 derajat dan biarkan berayun alami berlawanan dengan langkah Anda. Anda juga bisa berpegangan pada pegangan pinggir mesin treadmill, jika masih kesulitan untuk menyeimbangkan diri.

4. Lepaskan pegangan secara perlahan

Jika Anda berada dalam keadaan sehat dan tidak menggunakan alat bantu jalan maka saat melakukan olahraga treadmill usahakan untuk perlahan melepaskan pegangan.

Memegang pegangan tangan selama latihan dapat menyebabkan postur berjalan yang buruk. Hal ini juga bisa berujung pada rasa nyeri akibat postur tubuh yang buruk.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan juga adalah memastikan bahwa kecepatan berjalan Anda tidak terlalu cepat, karena bisa membahayakan saat harus melepaskan tangan dari pegangan.

Baca Juga  5 Cara Ampuh Hilangkan Mual Secara Alami

5. Tingkatkan kecepatan secara perlahan

Meningkatkan kecepatan secara perlahan dapat membantu melatih jantung, paru-paru, dan mengirimkan lebih banyak darah ke otak serta semua bagian lain dari tubuh Anda.

Tingkatkan kecepatan secara bertahap setelah kurang lebih lima menit bertahan pada kecepatan awal. Pertahankan kecepatan tersebut setidaknya selama 10 menit.

Selain itu, perlu Anda perhatikan target denyut nadi pada lansia. Sebaiknya tidak terlalu cepat untuk setiap latihan treadmill.

American Heart Association merekomendasikan kenaikan denyut nadi saat latihan adalah 50 hingga 85 persen dari denyut nadi maksimum yang sebaiknya dicapai. Biasanya pada lansia yang berusia lebih dari 65 tahun target denyut nadi yaitu 78 hingga 132 kali per menit.

Baca Juga  Bingung Memilih Nama Bayi, Nih Rekomendasi Ide agar Tak Pusing

6. Kurangi kecepatan jika kelelahan

Jika Anda kehabisan napas atau sedikit lelah, maka kurangi kecepatannya hingga Anda merasa lebih stabil. Kurangi kecepatannya untuk melakukan pendinginan selama dua hingga tiga menit sebelum meningkatkannya kembali.

Perlu Anda ingat bahwa treadmill memiliki mesin yang akan terus bergerak kecuali Anda sendiri yang menghentikannya. Oleh karena itu, jangan berhenti berjalan hingga mesin berhenti sepenuhnya karena Anda bisa terjatuh.

Lansia yang berusia 65 tahun idealnya melakukan latihan kardiovaskular selama 30 menit per hari selama lima hari per minggu. Selain olahraga treadmill, Anda juga dapat melakukan kekuatan latihan dua hingga tiga hari setiap minggunya.(***)