Loncatan bunga api listrik menimbulkan panas yang sangat besar sehingga menyebabkan udara yang dilaluinya memuai dengan cepat. Pemuaian yang cepat dan tiba-tiba menimbulkan suara keras  yang dikenal dengan guruh atau guntur.

Fenomena menarik kedua, proses terjadinya petir dan kilat itu sesungguhnya  bersamaan. Namun apa yang kita saksikan? Kita lebih duluan melihat cahaya kilat ketimbang terdengarnya petir. Mengapa?

Cahaya kilat ternyata lebih cepat merambat di udara kira-kira 300.000 meter per sekon. Sedangkan bunyi merambat di udara dengan kecepatan 340 meter per sekon. Bandingkan selisih antara kecepatan cahaya dengan kecepatan bunyi merambat di udara.

Maka wajarlah mengapa cahaya terlihat lebih dulu dibandingkan dengan terdengarnya bunyi meskipun terjadinya secara bersamaan.***

Baca Juga  Penurunan Titik Beku dalam Kehidupan Sehari-hari, Ini 4 Contohnya