Adaptasi Makhluk Hidup terhadap Lingkungannya, Ini Contohnya
-Burung pencengkram memiliki bentuk kaki kuat, kuku tajam untuk mencengkram mangsanya. Misalnya elang, rajawali dan burung hantu.
Adaptasi morfologi juga berlaku pada bentuk mulut serangga. Ada tipe mulut serangga penggigit (belalang, jangkrik dan kecoa), penghisap dan penusuk (kutu dan nyamuk).
Adaptasi morfologis pada tumbuhan dapat diamati melalui bentuk batang dan daunnya. Misalnya tumbuhan xeropit (tumbuhan kering).
Tumbuhan xeropit seperti kaktus beradaptasi dengan bentuk daun tidak berupa lembaran melainkan berbentuk duri atau sisik.
Kemudian seluruh permukaan batangnya dilapisi oleh lilin untuk mengurangi penguapan dan menyimpan air pada batangnya.
Tumbuhan hidrofit (Tumbuhan air) seperti teratai, eceng gondok dan teratai. Tumbuhan ini memiliki rongga di seluruh sel-sel tubuhnya sehingga terapung di atas permukaan air.
Daunnya berbentuk lebar dan memiliki stomata di permukaan atas daun.
Sedangkan tumbuhan lembab dan basah (higrofit) beradaptasi dengan bentuk daun yang tipis dan lebar. Misalnya tumbuhan paku, talas, dll.
2.Adaptasi fisiologis
Merupakan penyesuaian diri berdasar fungsi kerja organ tubuh. Adaptasi ini pada umumnya tidak begitu mudah diamati karena tidak tampak. Misalnya,
-.Ikan dengan habitat air laut harus beradaptasi dengan salinitas (kadar garam). Cairan tubuh ikan air laut lebih rendah dari kadar garam habitatnya.
Ikan air laut minum lebih sedikit maupun mengeluarkan urine namun lebih pekat.
-Sistem pencernaan hewan pemakan rumput (sapi, kerbau, kambing, kuda, dll) akan menghasilkan enzim selulosa untuk mencerna selulosa pada rumput.
-Rayap dan cacing teredo yang menghasilkan enzim selulosa untuk mencerna kayu.
3.Adaptasi tingkah laku (behavioral)
Merupakan bentuk tingkah laku yang unik dimana hewan maupun tumbuhan beradaptasi dengan lingkungan dengan cara mengubah tingkah laku. Berikut contoh adaptasi tingkah laku pada hewan dan tumbuhan.
-Cicak beradaptasi dengan cara memutus ekor saat menghadapi ancaman musuhnya (autotomi).
-Ikan paus naik ke permukaan laut untuk mengambil oksigen
-Bunglon dan gurila berkamuflase dengan dengan lingkungan (mimikri).
-Tumbuhan jati menggugurkan daun pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan
.
-ular, kura-kura, ikan dan bengkarung beradaptasi dengan tetap tinggal di sarangnya selama musim dingin (hibernasi)
-Kerbau suka berkubang untuk menghindari panas lingkungan yang tinggi
Demikian review materi pelajaran pada sub konsep adaptasi makhluk hidup dengan lingkungan dan habitatnya.
Selanjutnya akan dibahas Seleksi Alam Terhadap Kelangsungan Hidup makhluk hidup. (Matrapendidikan.com)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.