Iptu Ogan Arif: Identifikasi Awal, Ciri-ciri Mayat hampir Sama dengan Bocah yang Hilang
Dilansir, pencarian hari ketiga Rabu (8/3/2023) Tim SAR Gabungan yang menyusuri anak sungai di Kawasan Perkebunan Sawit PT Leidong Wess, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, untuk mencari keberadaan Hafiza, belum juga membuahkan hasil.
Keberadaan bocah perempuan berusia 8 tahun yang hilang di perkebunan itu masih misterius lantaran menghilang tidak meninggal petunjuk. Pencarian hari ketiga ini, mencapai radius dua kilometer (KM).
Komandan Pos Unit SAR Muntok, Sufani menyebut, Tim SAR Gabungan dari BPBD Bangka Barat, TNI/Polri, Pramuka, Laskar Sekaban, tokoh pemuda dan masyarakat setempat di bagi menjadi dua regu menelusuri sungai dan tempat yang dicurigai.
“Hari ini pencariannya sudah mendekati perumahan, penyisiran saluran air dan sungai-sungai kecil di Kawasan Bukit Selam. Kita sudah memutar, pencarian terus dilakukan,” ujar Sufani, Rabu (8/3/2023).
Kata Fani sapaannya, penyisiran di anak sungai di kawasan tersebut mencapai kurang lebih satu kilometer, dan memeriksa di areal tertentu yang dicurigai.
“Selain anak sungai kami periksa. Kami juga mencurigai di areal tertentu misalnya di Bukit Selem yang merupakan masyarakat tempat itu keramat. Di Bukit itu kami sisir sekitar 2 km,” ujarnya.
Sampai saat ini pencarian bocah perempuan berusia 8 tahun ini belum membuahkan hasil dan belum ada petunjuk terkait keberadaan Hafiza. “Belum ada petunjuk sama sekali. Sebagian dari pihak keluarga mengadakan semacam ritual,” kata dia.
Fani menyebut banyak kemungkinan penyebab hilangnya Hafiza, seperti gangguan binatang buas, dugaan penculikan, dan tindakan kejahatan lainnya.
“Pencarian akan terus kami lakukan, mohon doanya agar Hafiza segera ditemukan,” ajak Sufani.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.