“Apinya dengan cepat membakar rumah hingga rata dengan tanah,  Alhamdulilah akibat kebakaran itu tidak ada korban jiwa,” sebutnya.

“Tapi dokumen-dokumen dan barang berharga milik Syahbudi, ludes dihajar jago merah. Sedangkan dugaan sementara, penyebab dari kebakaran rumah itu diduga dari korsleting listrik,” tambah Maryono.

Maryono pun menerangkan, api sempat dipadamkan oleh masyarakat sekitar dengan cara berbondong-bondang karena mobil pemadam kebakaran belum sampai ke lokasi kejadian.

“Masyarakat memadamkan api secara manual, dengan kondisi kobaran api yang berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.20 WIB dan kerugian ditafsirkan kurang lebih 50 juta karena 100 persen rumah hangus terbakar,” terangnya.

Selanjutnya Maryono mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Simpang Rimba, agar tetap waspada dan hati-hati terutama ketika meninggalkan rumah pastikan kondisi aman dan terkendali.

Baca Juga  Lapangan Golf Mentok Kembali Dilahap si Jago Merah

“Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, kami minta masyarakat tetap waspada dan hati-hati ketika meninggalkan rumah jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya. (Editor: Dedy Irawan)