Jelang Ramadan, Disperindagkop Gelar Pasar Murah, Marina: Terima Kasih Pemkab Basel
Hal senada juga dikatakan Marina (48) yang berdomisili di Kampung Pasiban, Tanjungketapang. Sebagai pelaku UKM makanan ringan seperti kemplang dan lainnya akui sangat terbantu dengan pasar murah. Banyak bahan pokok dan keperluan lain yang bisa dibeli dengan harga lebih rendah dari pasar tersebut.
“Sebagai pelaku UKM seperti kemplang tentu kita perlu banyak minyak untuk menggoreng. Jadi saya beli minyak itu sedikit lebih banyak dengan harga yang lebih murah dari harga pasar biasanya. Kalau bisa pemda sering-sering adain pasar murah, pas juga mau puasa dan harga sembako biasanya naik,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Era Fitrawati seizin Kadisperindagkop dan UKM M Ikbal mengatakan pasar murah ini dibuka dengan melibatkan dua distributor resmi. Untuk sembako pihak Bulog Babel yang dihadirkan, dan untuk numbu dapur melibatkan distributor Haji Awi dalam pasar murah tersebut.
“Operasi pasar murah ini kita hadirkan sebagai salah satu upaya meringankan beban masyarakat menyambut bulan ramadan. Lewat pasar murah ini harga yang kita berikan kepada masyarakat cukup rendah dari harga pasaran dan semoga bisa membantu dengan selisih harga yang lebih murah,” jelasnya.
Ia menjelaskan, adapun rincian harga sembako seperti beras medium hanya Rp45 ribu/karung ukuran 5 kg, minyak goreng Rp16 ribu/liter, gula pasir Rp 13.500/kg dan terigu Rp 12.500/kg. Ia menuturkan sedangkan bumbu dapur seperti bawang merah dihargai Rp20 ribu/6 ons, bawang putih Rp15 ribu/5 ons, cabai merah besar Rp 10 ribu/2,5 ons.
“Untuk kentang 10 ribu per 6 ons serta garam dapur 12 ribu. Kemungkinan di saat puasa nanti kita usahakan adakan lagi operasi pasar murah agar semakin terbantu masyarakat di wilayah Basel khususnya Kecamatan Toboali. Kalau perlu nanti kita hadirkan juga daging sapi murah, daging ayam murah dan kebutuhan sembako lainnya,” tutupnya. (Editor: Dedy Irawan)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.