Kemudian, pemerintah sedang mempercepat regulasi Wilayah Pertambangan Rakyat. Tujuannya, agar masyarakat dapat menambang secara legal, tentunya dengan melakukan kaidah-kaidah penambangan yang baik.

“Di sektor hilirisasi pertimahan juga sudah banyak perusahaan yang berminat, dan itu akan tentunya akan menambah lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Di samping itu, dalam dialog yang dihadiri tokoh masyarakat Bangka Belitung itu, Pj. Gubernur menjelaskan terkait royalti timah yang telah ia sampaikan kepada Presiden Joko Widodo, dan mendapat respon positif dari kepala negara tersebut.

“Presiden sangat mendukung agar kita mendapatkan royalti yang lebih besar, karena akan berimplikasi bagi masyarakat Bangka Belitung. Konsep royaltinya nanti berjenjang, jika harga timah naik maka royalti juga akan naik,” ujarnya.

Baca Juga  Tiga Tersangka Kasus Korupsi Tunjangan Transportasi Pimpinan DPRD Babel Jalani Sidang Perdana

“Intinya negara tidak boleh kalah dengan mafia. Alhamdulillah hari ini saya bertemu dengan orang-orang produktif. Saya berterima kasih, silakan beri masukan, selama untuk kepentingan masyarakat Bangka Belitung” tutupnya.

ndatangi Pondok Rumbiak, Bukit Merapin, Pangkalpinang, Sabtu (11/3). Kedatangan orang nomor satu Bangka Belitung itu untuk berdialog bersama masyarakat seputar pemberantasan praktik Mafia Timah di Negeri Serumpun Sebalai.