Dia pun mengapresiasi kepada pihak yayasan – yayasan pendidikan yang telah membantu Pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan layak dengan membentuk karakter anak menjadi lebih baik

“Tantangan kita sebagai orang tua sangat besar. Di era zaman yang serba modern ini. Teknologi itu ibarat 2 mata pisau. Di satu sisi teknologi membantu dapat membantu kita untuk melakukan dan mempermudah pekerjaan kita. Tapi di satu sisi lagi ini hati hati ini akan menyayatkan perhatian orang tua. Karena rata – rata anak saat ini memiliki alat katakanlah barang elektronik yang dapat mereka gunakan sehingga perlu wadah untuk membentengi anak – anak dari penyerapan teknologi modern,” kata orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini.

Baca Juga  Pelanggan PDAM di Bangka Curhat Soal Air Berwarna Cokelat Pekat

Masjid yang didesain 4 lantai ini, saat ini diperkirakan dapat menampung 1.000 jemaah terdiri dari para santri dan masyarakat sekitar Desa Balun Ijuk. Pimpinan Yayasan Al Mansyur, Ustadz Ali Mutakin S.Pd.I mengatakan karena terkendala luas area berdirinya Kampus Yayasan Al Mansyur, semua bangunan akan dibangun 3 – 4 lantau baik dari Kelompok Bermain, TK, SD, Madrasyah Ibtidaiyah, SMP hingga TPA dan Madrasah Diniyah

“Kami membangun 3 sampai 4 lantai. Karena mengingat keterbatasan tempat yang berada di pinggir jalan raya. Rencananya kami akan melakukan perluasan ke tempat lain baik di area Balun Ijuk maupun area lain untuk kampus kedua.

Kita targetkan 1.000 kapasitas masjid  dan di lokasi ada juga KB, TK, SD, SMP,  Pesantren dan TPA serta Madrasah Diniyah. Cukup banyak yang bisa dilakukan dikampus kita,”katanya.

Baca Juga  Pengedar Sabu dan Pil Ekstasi di Bangka Ditangkap Polisi

Dia pun mengapresiasi Bupati Bangka yang turut berpartisipasi dari membantu pembangunan hingga hadir dan melihat langsung hasil pembangunan yang dilakukan dalam waktu tergolong singkat.

Selain itu, dia mengatakan sebanyak 500 donatur setia sejak tahun 2011 hingga hari ini berperan serta dalam pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren Al Mansyur. Harapannya sekolah yang saat ini bertransformasi menjadi Pondok Pesantren dapat turut mendidik dan mencerdaskan anak Bangsa tidak hanya berkiprah di lokal Kabupaten Bangka saja namun dapat menjadi Pondok Pesantren yang bersifat internasional dengan gerakan publikasi ke luar daerah hingga mancanegara dengan program bea siswa dan pendidikan gratis di Ponpes Al Mansyur.

“Kami mengapresiasi Bupati yang sudah membantu pembangunan masjid sehingga dalam waktu yang cepat bisa kita langsung resmikan dan beliau meresmikan dan menyaksikan langsung pembangunan Masjid.  Masjid ini penting untuk santri santri Ponpes Al Mansyur yang bertransformasi dari sekolah hingga menjadi Pondok Pesantren, kita sudah punya SD dan Oesantren. Anak anak sudah dapat menimba ilmu disini. Harapan kami Pesantren ini tidak bersifat pesantren lokal saja. Namun dapat bertaraf nasional dan internasional. Ada anak anak dari luar Bangka yang belajar di pesantren kita. Dengan support bea siswa dan gratis belajar di Al Mansyur,” harapnya.(Editor: Dedy Irawan)

Baca Juga  Trik PT Timah Tbk Menjaga Kelestarian Kampung Adat Gebong Memarong di Bangka