NASIONAL, TIMELINES.ID – Aksi puluhan pelajar di Bengkulu Utara, menyayat tangan sendiri. Jadi perhatian serius Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda.

Menurutnya fenomena serupa sesungguhnya pernah terjadi, para pelajar biasanya hanya terpengaruh oleh unggahan di medsos. Karenanya, masalah tersebut harus ditangani secara serius.

Untuk itu, Syaiful Huda meminta pemerintah terkait membatasi penggunaan media sosial (medsos) terhadap para pelajar.

“Beberapa negara sudah berani melakukan pembatasan, misalnya di China dan beberapa yang concern isu pendidikan peserta didiknya dibatasi. Misalkan sehari siswanya dari penggunaan media dibatasi, dan itu kan bisa sebenarnya,” katanya. Dilansir dari RRI

Pengamatan Huda, saat ini, anak-anak sangat mudah mengakses segala informasi di dunia maya. Padahal tidak sedikit konten yang justru berdampak negatif.

Baca Juga  Buntut Aksi Pembakaran Al Quran, Ketua Komisi I DPR RI Desak Menlu Layangkan Nota Protes ke Pemerintah Swedia

“Jujur saja kan kontennya tidak bisa dikontrol,” ujarnya. “Saya merasa pemerintah perlu mengontrol konten yang terkait dengan peserta didik kita”.