“Antara lain di pengungsian PLBN dengan 219 orang, pengungsian puskesmas dengan 215 orang, pengungsian pelimpak dan masjid dengan 500 orang, dan pengungsian di SMA 1 Serasan dengan 222 orang,” ujar Kombes Pol. Ramadhan.

Selain itu, Polri juga menyediakan kegiatan trauma healing untuk para korban dengan melibatkan tim gabungan yang beranggotakan tiga personel polisi wanita (polwan).

“Kami juga membuka posko pos lintas batas negara dan posko identifikasi korban yang terletak di Masjid Al-Furqon. Silakan masyarakat untuk melapor jika kehilangan anggota keluarga,” tutup Kombes Pol. Ramadhan.

Baca Juga  BNN Babel Ajak Bawaslu Awasi Pentingnya Hasil Pemeriksaan Urine Calon Legislatif 2024