Komoditas bahan pangan pokok yang dijual di dua kota itu, jelas Faturacman, antara lain beras 7,5 ton, minyak goreng 1.060 Liter, telur ayam ras 3.250 butir, gula pasir 800 kilogram, tepung terigu 600 kilogram, aneka cabai 110 kilogram, aneka bawang 253 kilogram dan aneka sayuran 220 kilogram dengan selisih harga jual dibawah harga pasar.

“Bahkan bagi masyarakat yang membeli dengan menggunakan kanal QRIS memperoleh tambahan insentif dari BI Babel berupa gula pasir gratis dengan cara scan QRIS Rp1,- pada kode QR yang disediakan oleh Bank Indonesia,” terangnya.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, per Februari inflasi kota Pangkalpinang mencapai 4,92 persen (yoy), sedangkan inflasi Tanjungpandan sebesar 7,34 persen (yoy). Inflasi Tanjungpandan dalam beberapa bulan ini menunjukan peningkatan seiring dengan kenaikan harga beras dan tarif angkutan udara.

Baca Juga  Diperiksa 3 Jam, Hendra Apollo Dicecar 8 Pertanyaan Terkait Mobil dan Pengembalian Uang