Ridwan Djamaluddin Yakini Semangat Hilirisasi Mampu Meningkatkan Ekonomi di Bangka Belitung
Lebih lanjut diingatkannya, selama ini pasir timah tidak dimanfaatkan dengan baik, oleh sebab itu pasir timah yang banyak memiliki mineral ikutan kedepannya dapat lebih dimanfaatkan.
“Dalam konteks transisi energi pengolahan pasir silika ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia untuk energi terbarukan, sehingga konotasinya transisi energi itu tidak semata-mata memadamkan PLTU batu bara saja, tapi seberapa besar kontribusi Indonesia untuk mendukung industri lain dalam hal ini panel surya,” ujarnya mencontohkan saat ini di Pulau Gelasa sedang dikaji pilot plant untuk pembakit listrik tenaga torium.
Jika berhasil membagun listrik tenaga torium, maka Babel menjadi lumbung energi baru dengan harga jual lebih murah bila dibandingkan dengan listrik PLTU.
Diakhir sambutannya, Pj Gubernur Ridwan tegaskan untuk dapat didiskusikan dengan serius, apalagi para pakarnya berkumpul hari ini dan pelaku usaha sudah dihadirkan di Babel.
Sementara ketua IAGI Babel Achmad Albani mengucapkan trimakasih kepada Pj Gubernur Babel yang begitu mendukung acara berskala nasional ini dapat diselenggarakan di Pangkalpinang. Baginya ini sekaligus mempromosikan daerah ini dalam hal peluang usaha yang dimaksud.
Narasumber dalam seminar ini antara lain, Direktur Pembinaan dan Pengusaha Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya, Direktur PT Timah, Tbk, Ketua Asosiasi Ekspor Timah Indonesia, hingga Geology Ekploration Badan Riset Inovasi Nasional.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.