Program Inovasi Siskohat Mobile Kemenag Basel Diapresiasi Yaqut Cholil
“Memang layanan ini sedikit mudahkan masyarakat dalam mendaftarkan haji dan umrah, tapi masih bersifat klasikal. Maksudnya masyarakat masih harus datang ke kantor kita jauh, memakan waktu berhari-hari. Munculah ide lagi, kita ubah sistem itu kita yang datangi masyarakat langsung ke desa,” ujarnya.
“Boleh masyarakat datang ke kantor ya, tapi di sisi lain kita fasilitasi ke warga langsung, jemput bola. Akhirnya kami susun segalanya lahir inovasi ini, saya dapat penganugerahan sebagai Duta Inspiratif. Kita diminta buat proposal karena dapat anggaran dari pusat untuk pengadaan mobil ini,” terangnya.
Memang, sebelum menerima anggaran pusat, pihaknya telah menyampaikan bahwa kantor Kemenag Basel sudah memiliki mobil representatif untuk menjalankan inovasi Siskohat Mobile. Akan tetapi kondisinya sudah tidak laik jalan. Respons pusat sangat baik dan anggaran pun turun di tahun 2021.
“Tahun 2021 kita laksanakan dan 2022 mobilnya sudah ada dan kami semakin melanjutkan kegiatan jemput bola ini ke masyarakat. Rencananya tahun lalu, kita sudah mau meresmikan mobilnya dan undang pusat, tapi karena belum terlaksana karena pelbagi hal, kemarin baru sempat diresmikan,” tambahnya.
“Kami awalnya berpikir peresmian unit mobil ini cukup Pak Dirjen Haji atau di bawahnya, malah tidak berpikir Bapak Menag langsung meresmikan. Tetapi alhamdulillah, kebetulan kemarin Pak Menag ada kegiatan di Pangkalpinang, kita bawa mobil ini ke sana dan dapat diresmikan langsung beliau,” ujarnya.
Atas hal itu, ia mengaku sangat senang akhirnya layanan haji dan umrah Siskohat Mobile, pertama di Indonesia itu telah diresmikan. Ucapan terima kasih Jamaludin haturkan untuk seluruh pihak karena telah mendukung dan menyukseskan inovasi ini. Semoga akan tersedia pula di pelbagai daerah.
Editor: Dedy Irawan

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.