Waspada, Pengidap HIV di Basel Bertambah Jadi 30 Orang
“Iya sekarang 4 pasien itu, pihak RSUD yang menangani untuk mendapatkan pengobatan secara rutin setelah melakukan tahapan-tahapan pemeriksaan dan hasilnya positif,” ujarnya.
Dirinya pun menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap WPS yang bekerja di tempat hiburan malam di Kabupaten Basel.
“Mininal satu tahun kita lakukan satu kali, tapi paling ideal 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan terhadap WPS yang bekerja ditempat hiburan malam,” tegas Slamet.
Sementara dari pihak RSUD Basel Rina Kasubag Umum membenarkan, terkait adanya penambahan pasien HIV yang berobat di RSUD Basel.
“Dalam tahap pengobatan, mereka sampai rumah sakit tinggal pengobatan dan pengecekkan lengkapnya di Pukesmas. Rumah sakit rujukan pengobatan dari Pukesmas, kalau rapid tes 1-3 kali di Pukesmas dan pengobatan 1 bulan sekali,” terang Rina.
“Kami juga ketika mereka mengambil obat, selalu mengingatkan untuk mengambil obat secara rutin,” tambahnya.
Dikatakan Rina, RSUD tidak pernah melakukan pemeriksaan kepada 4 pasien terinfeksi HIV, hanya saja pengobatan secara rutin terhadap pasien.
“Intinya rumah sakit tidak ada pemeriksaan ke mereka, cuma pengobatan berdasarkan rujukan dari Pukesmas atau Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.