Ajrun Karim: Kelistrikan Pulau Bangka sudah Normal 100 Persen
Sebab, beban kelistrikan di Pulau Bangka hampir setengah kebutuhannya bergantung kepada sistem interkoneksi Sumatera-Bangka atau sebesar 20-36 MW pada siang hari dan beban puncak 50-70 MW pada malam hari.
“Pembangunan tower emergency ini sebagai langkah cepat PLN menormalkan kembali kelistrikan di Pulau Bangka melalui pasokan dari Pulau Sumatera,” ujar Ajrun.
Ia pun sangat bersyukur proses kelistrikan bisa normal lebih cepat sehingga masyarakat Bangka segera dapat menikmati listrik normal kembali.
Meskipun melalui berbagai tantangan di lapangan kata Ajrun, tim recovery yang bertugas harus melalui berbagai di lapangan seperti cuaca, medan lokasi dan kondisi bulan puasa, tetapi kendala ini bisa dihadapi tim recovery Tower Emergency Restoration System (ERS).
PLN pun kata Ajrun, mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung dan bahu membahu memulihkan kelistrikan untuk Pulau Bangka.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah mendukung dan memberikan energi positif untuk menuntaskan penormalan ini,” kata Ajrun.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bagi masyarakat yang melihat potensi gangguan kelistrikan dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.