Dahsyatnya Ramadhan (2)
Malaikat Jibril as diberikan julukan Ruuhul Qudus karena menjadi perantara dalam menyampaikan wahyu Al Qur’an. Nabi Muhammad SAW diberikan kemuliaan di atas daripada para nabi-nabi lainnya karena mengemban amanat Al Qur’an.
Bulan Ramadhan adalah bulan mulia karena di dalamnya turun Al Quran, dan malam Lailatul Qodar lebih mulia dari seribu bulan dikarenakan tepat turunnya Al Qur’an.
Selama Bulan Ramadhan, jika seorang hamba-Nya menunaikan puasa dengan penuh keikhlasan dan penuh pengharapan kepada Allah, maka akan Allah ampuni dosanya.
Hal ini diperkuat dengan hadits Nabi SAW :
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan pengharapan dari Allah SWT, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu ( HR. Bukhari dan Muslim)
Di dalam bulan Ramadhan semua aktivitas yang dilakukan selama itu kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT akan diberikan ganjaran yang berlipat ganda.
Amalan- amalan ibadah yang sunnah akan allah SWT jadikan pahala dan kebaikannya menjadi seperti amalan wajib demikian juga dengan amalan yang wajib akan dilipat gandakan oleh Allah kebaikannya.
Oleh karena itu para ulama Shalafus salih selalu melipat gandakan amalan sunnah mereka, baik itu tilawah, dzikir, iktikaf dan amalan lainya.
Semoga dengan banyaknya bonus dan dibawa oleh Ramadhan ini menjadi motivasi kita semua untuk meningkatkan intensitas ibadah kita kepada Allah SWT.
Sehingga begitu Ramadhan berlalu dan jiwa kita sudah terlatih menjadi jiwa yang bertaqwa sepenuhnya kepada Allah SWT. Aamiin.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.