Sementara itu kepala UP3 PLN Bangka, Edy Saputra menyebutkan, pihaknya tidak punya kewenangan menjelaskan soal tower roboh.

“Mengingat tower roboh berada dalam wilayah PLN Sumatra Selatan, kita tidak punya kewenangan menjelaskan itu. Nah soal kebutuhan listrik di pulau Bangka 194 MW kapasitas listrik dihasilkan kita 132 MW, makanya kita harus bantu suplai listrik dari Sumatra,” kata Edy Saputra.

Disinggung soal kenapa jelang Ramadhan selalu listrik mengalami pemadaman bergilir?

“Kebutuhan pemakaian listrik bulan Ramadhan cenderung sentak, misalnya saat sahur jam sama, hal tersebut pemakaian listrik akan meningkat. Kami dari PLN kondisi siaga sebelum puasa makanya lakukan pemelihara salah satu cara pemadaman bergilir,” jawab Edy.

Baca Juga  Demi Judi Online, ABG Ini Nekat Bongkar Rumah Warga di Pangkalpinang

Berikut tuntutan DPD KNPI Bangka kepada PLN UIW Babel :

  1. Meminta kepada PLN Unit Wilayah Bangka Belitung agar diberangkatkan ke lokasi robohnya 5 tiang di jalur Kenten – Tanjung Api – Api sesegara mungkin, setidaknya 2 x 24 jam.
  2. Meminta PLN Unit Wilayah Bangka Belitung melaporkan secara resmi kepada Polda Sumatera Selatan, agar dapat diusut dan diinvestigasikan penyebab terjadi robohnya tiang tersebut. Dikarenakan menurut kami ada indikasi sabotase, mengingat kejadian ini terjadi menjelang di bulan suci ramadhan dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Menurut kami kejadian tersebut sangat teroganisir dan masif.
  3. Meminta PLN Unit Wilayah Bangka Belitung tidak meletakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu di bawah Provinsi Sumetara Selatan, mengingat sudah 23 tahun provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbentuk, dengan mengajukan segara pembangunan pembangkit listrik ke PLN pusat untuk memenuhi kebutuhan daya 65 MW yang sebelumnya disuplay dari Pulau Sumatera harus  berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  4. Meminta PLN Unit Wilayah Bangka Belitung membantu masyarakat korban kebakaran rumah yang terjadi di Kabupaten Bangka, yang diakibatkan pemadaman listrik sehingga masyarakat yang menggunakan lilin, yang terjadi pada tanggal 24 Maret 2023, diantaranya 1 unit rumah milik Muhammad Ali yang beralamat di Air Hanyut, Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat.
  5. Meminta PLN Unit Wilayah Bangka Belitung memberikan kompensasi kepada seluruh masyarakat yang terdampak pemadaman listrik di Pulau Bangka berupa token gratis selama gangguan terjadi.
  6. Meminta PLN Unit Wilayah Bangka Belitung membuat pernyataan secara tertulis kepada masyarakat Babel, agar selanjutnya menjelang Ramadhan dan hari – hari besar agama lainnya, tidak akan terjadi pemadaman kembali yang bisa merugikan masyarakat. Mengantisipasi dan mempersiapkan back up suplay listrik jauh sebelum memasuki hari besar yang dimaksud.
Baca Juga  Revitalisasi Panti Wangka Menjadi Museum Sejarah dan Budaya di Bangka Belitung

Sumber: KNPI Bangka

Hingga berita ini diturunkan, timelines.id berupaya mengonfirmasi PLN Babel.

 Editor: Dedy Irawan