“Tentunya kami akan terus memberikan dukungan dan perhatian dalam meningkatkan nilai ekonomi, sehingga ekonomi masyarakat dari sektor perikanan, baik itu budidaya ikan air tawar maupun air laut terus meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Bateng, Imam Soehadi menambahkan ada dua jenis ikan yang dikembangkan oleh Pokdakan tersebut.

“Ini merupakan panen perdana untuk pemanfaatan kolong bekas penambangan timah yang dilakukan oleh masyarakat dan Pokdakan Desa Beluluk. Dua jenis komoditi ikan air tawar, yaitu nila hitam dan lele dumbo,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjaga kelestarian sumber daya perikanan, dan membuat kolong-kolong yang ada di Bateng terjaga ekologinya.

“Diharapkan ini mampu mendukung nilai ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan perikanan secara berkelanjutan,” tandasnya.

Baca Juga  DPRD Apresiasi Pemkab Bateng Raih WTP 12 Kali