Hukum Belum Mandi Wajib Saat Puasa Usai Berhubungan & Haid
Begitu juga dengan kondisi seseorang belum mandi junub, yang bukan termasuk perkara membantalkan puasa. Untuk diketahui, mandi wajib harus dilakukan untuk orang yang hendak beribadah dan berhadas besar. Misalnya adalah tawaf dan shalat.
Sedangkan, jika ingin berpuasa tak diharuskan untuk mandi wajib. Hal ini tertuang dalam Hadist Riwayat Bukhari 4/153, yang berbunyi:
“Berpuasa hukumnya sah bagi orang junub yang memasuki shubuh sebelum melakukan mandi besar karena Sayyidah Aisyah dan Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anhuma berkata :” Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena jima’ dengan istrinya, kemudian ia mandi dan berpuasa.”
Meski diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, sebaiknya tetap memperhatikan kesucian dan kebersihan dengan mandi wajib sebelum shalat subuh. Dan harus diingat, untuk menjalankan ibadah shalat subuhu maka seseorang harus suci dari hadas besar terlebih dahulu.
Orang yang dalam kondisi junub harus bergegas melakukan mandi besar atau mandi wajib, sebab harus melakukan shalat subuh. Di mana syarat shalat subuh itu harus suci dari dua hadas.
Hukum Menunda Mandi Wajib Setelah Haid
Lantas, bagaimana hukum menunda mandi wajib setelah haid saat hendak berpuasa? Untuk para wanita, tak sedikit yang menunda mandi besar atau mandi wajib usai haid selesai.
Menunda mandi wajib setelah haid dilarang ketika darah menstruasi telah berheni. Terlebih seseorang tak kunjung mandi wajib saat waktu shalat telah tiba. Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari, wanita telah selesai masa haidnya wajib untuk mandi wajib dan shalat.
Akan tetapi, ada beberapa wanita yang menunda mandi wajib lantaran masih ragu karena masih mengeluarkan flek atau sebagainya. Dilansir dari NU Online, hukum menunda mandi wajib setelah haid saat subuh, dan baru yakin sisa haid selesai di shalat zuhur, maka puasanya tetap sah.
Asalkan, orang tersebut belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Meskipun boleh, sebaiknya mandi wajib dilakukan setelah haid selesai, dan dilakukan sebelum subuh. Hal tersebut agar dapat dengan sempurna melakukan shalat dan puasa.
Demikian, penjelasan mengenai hukum belum mandi wajib saat puasa usai berhubungan int*m dan haid. Teman-teman segerakan untuk mandi wajib setelah selesai haid dan berhubungan su*mi istri, ya. Agar ibadah shalat dan puasanya dapat dilakukan dengan sempurna.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.