Pendapatan Zakat Beltim Terus Menurun, Tahun 2022 hanya Rp400 Juta
“Dari tahun ke tahun terus turun, baik dari jumlah maupun pembayar zakat,” ungkap Edi.
Padahal menurut Mantan Komisioner KPU Beltim ini pemasukan zakat penting untuk membantu biaya pengobatan warga. Mengingat banyak warga yang mengajukan proposal bantuan ke Baznas Beltim saat mereka akan berobat ke luar Beltim.
“Banyak itu proposal yang mau berobat ke Jakarta, Palembang dan ke luar lainnya. Bantuan dari Baznas itu biasanya untuk membantu meringankan beban mereka saat berobat,” ujar Edi.
Untuk itulah, Edi berharap agar pemerintah daerah melalui Bupati Beltim dapat mengarahkan ASN yang ada untuk membayar zakat maal di Baznas Beltim.
“Kita mohon kepada Bupati untuk mengarahkan PNS untuk bayar zakat. Ke depan kita juga akan mengkoordinir infaq, sehingga pemasukan Baznas dapat bertambah,” harap Edi.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.