Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam prinsipnya, ingin mudik lebaran tahun ini lancar dan untuk keamanannya terjaga bersama Kapolres beserta jajarannya.

“Maka kita tentukan titik-titik langkah, agar pemudik yang ingin berlibur lebaran ini lancar, jangan sampai ada penumpukan. Karena bila terjadi penumpukan, karena yang semuanya masuk ke sini bila terdapat  penumpukan, yang jeleknya itu Bangka Barat. Untuk Buffer Zone akan diperbaiki dan ditambah beberapa titik,” tutur Sukirman.

Bupati Barat mengimbau kepada para peserta rapat serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mau belajar dari tahun-tahun sebelumnya, agar aktivitas mudik tahun ini dapat berjalan lancar.

Kapolres Bangka Barat, Catur Prasetyo menyampaikan terkait keamanan mudik lebaran di pelabuhan Tanjung Kalian, dirinya akan melibatkan 276 personel yang terdiri dari 90 anggota Polri sesuai dengan persandian Operasi Ketupat 2023, dan 186 personel dari pihak eksternal berupa Dishub, ASDP, Damkar, dsb.
“Harapannya dengan jumlah personel yang banyak, kita tidak mubazir, bisa benar-benar merekayasa yang namanya keamanan ketertiban kelancaran arus mudik dan arus lebaran tahun 2023. Mudah-mudahan dengan adanya intervensi masalah port time, kemudian perihal pembayaran non tunai bagi masyarakat yang belum paham tentang non tunai bisa disiapkan gerai tunai guna kelancaran, buffer zonenya ditambah, angkutan truk dan kendaraan besar yang kosong akan kita intervensi guna kelancaran,” beber Catur menjelaskan.
Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, perwakilan Disperkimhub, BPKAD, Disparbud, BP4D, dan DPUPR.

Baca Juga  Si Jago Merah Ngamuk, Lahan Samping Perpusda Babar Ludes Terbakar