“Pada tahap satu telah berbuah tapi ada yang tidak terlalu besar buahnya, tapi tahap kedua ini lumayan besar-besar,” kata Suhari.

Menurutnya, mereka selalu rutin melakukan pemupukan nanas itu yaitu tiga kali dalam satu tahun. Maka pada tahap selanjutnya mereka akan menamam nanas itu dengan mengikuti struktur tanah sehingga hanya membersihkan rumput saja.

“Jadi selain kebun nanas, bekas kolong itu juga kita isi ikan nila sehingga bisa bernilai ekonomi nanti,” bebernya.

Suhari menyebutkan, sebelum ramadhan kemarin mereka telah memanen buah nanas tersebut.

“Total siap panen sekitar 7500 buah siap panen, dan itu tidak serentak karena kita secara alami, sehingga mempertahankan ciri khas rasa,” jelasnya.

Baca Juga  10 Pasang Finalis Lolos Grand Final Bujang Dayang Bangka Barat 2023

Kemudian hasil panen itu akan dipasarkan di Tanjungpandan, bahkan mereka harus menolak beberapa pesanan karena khawatir persediaan yang ada tidak dapat memenuhi permintaan konsumen.

“Nanti akan dibawa ke Tanjungpandan dan kemarin juga kita tidak mengambil pesanan orang karena takut tidak cukup buah di sini,” tandasnya. (Adv)