Saat dilakukan interogasi komplotan pencuri ini, mengaku masuk kedalam SMP 1 Pangkalan Baru dengan cara terlebih dahulu memanjat tembok, merusak engsel pintu dan kunci gembok.

Dari keterangan para pelaku ,laptop tersebut  dijual ditempat berbeda di antaranya satu unit laptop merk HP warna abu-abu dijual beserta charger COD didaerah alun-alun taman merdeka seharga Rp 950 ribu, satu  unit laptop merk HP warna abu-abu dijual tanpa charger COD dirumah pelaku seharga Rp 900 ribu serta satu  unit laptop merk HP warna abu-abu dijual beserta charger COD dirumah pelaku seharga Rp 1,2 juta .

Sedangkan tiga  unit laptop merk HP warna abu-abu  masih berada di rumah pelaku dan belum sempat dijual.

Baca Juga  Deputi Bidkum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP RI Masuk dalam Usulan Pj Gubernur Babel

Dari pengakuan para pelaku, hasil penjualan laptop curian digunakan membeli narkotika jenis sabu, judi online dan kebutuhan sehari-hari.

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Adi Putra SH,MH saat dikonfirmasi Minggu (2/4/2023) membenarkan pihak berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian laptop.

“Usai menerima laporan tersebut Tim Naga langsung melakukan olah TKP, melakukan lidik dan alhamdulillah dalam waktu singkat para pelaku berhasil kami amankan ,saat ini pelaku dan barang bukti susah diamankan ke Satreskrim untuk dilakukan pemeriksaan,”tutup Adi Putra

Selain mengamankan 6 unit laptop,barang bukti lainya yang ikut diamankan seperti 5 unit charger laptop, dua buah tas laptop warna hitam dan satu buah headset warna silver.