“Kami khawatir bangunan SD sudah retak retak. Anak – anak didik tidak berani lagi memakai bangunan toliet karena takut amblas,” katanya kepada timelines.id.

Pertemuan warga dilakukan Masjid Baitul Makmur – Jalan Laut. Tuntutan lainnya, warga akan membakar alat TI penambang apabila penolakan warga tidak diindahkan oleh para penambang.

Pantauan di lapangan, pertemuan warga dengan pihak penambang diakomodir oleh RT 03,  Ani Cilon. Masih terjadiperdeba tan antara penambang dengan warga hingga pukul 21.36 WIB.

Baca Juga  Lantik 2 Kades Terpilih, Burhanudin: Kades Harus Mampu Menggali Sumber Daya Desa