“Kita ada minta bantu untuk pengerasan belum ada juga, minimal WC umum dan fasilitas-fasilitas lainnya yang bisa bantu Bangka Barat. Kirim juga dapur umum atau tenda-tenda istirahat pemudik,” ujarnya.

“Tahun kemarin hanya ada satu, dari BPBD dalam bentuk WC portable, kalau yang lainnya gak kelihatan.” tutup Bong Ming Ming.

Sementara itu, Christopher Samosir, General Manager ASDP Tanjung Kalian mengatakan posko angkutan lebaran akan dibuka mulai tanggal 15 April 2023.

“Kami konsen dengan penambahan Buffer Zone, lantaran diperkirakan akan ada lonjakan penumpang dan jumlah kendaraan yang datang, seperti tahun kemarin melihat jumlah kendaraan yang datang dalam satu waktu,” sebut Christopher.

“Dari Pemda punya inisiatif untuk membuka Buffer Zone yang baru di Batu Rakit. Karena di sana punya kapasitas penampungan sampai 300 unit kendaraan. Kalau dihitung, kendaraan itu masuk ke dalam Buffer Zone kedua, berarti tidak ada lagi kendaraan yang parkir di sepanjang jalan raya,” tambahnya.

Baca Juga  Selama Gelaran Porprov, DLH Bangka Barat Kerahkan Puluhan Petugas Kebersihan

General Manager ASDP Tanjung Kalian menyebut pada tahun 2023 ini, diprediksikan penyeberangan Pelabuhan Tanjung Kalian mengalami jumlah lonjakan lebih dibandingkan dari tahun lalu.

“Perkiraan tahun 2023 naik kurang lebih 17 sampai 24 persen jumlah kendaraan, dan armada tidak ada penambahan tapi kita nambah kapasitas. 14 armada, satu kapal cepat, penambahan trip pasti ada. Untuk tahun ini tidak ada validasi dan pembatas,” ungkapnya.

“Untuk pembayaran kami memberlakukan non tunai 100 persen, karena di Nataru kemarin kami menetapkan hal yang sama. Tapi kami juga menyediakan tunai apabila ada kondisi tertentu,” tutup General Manager ASDP Tanjung Kalian.