Menurut Lukman, pihaknya masih terus berupaya untuk melakukan program lainnya agar nelayan yang sudah tidak produktif lagi, dapat memiliki penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Terlebih nelayan yang mengalami kecelakaan, sampai memakan korban jiwa, jangan sampai menjadi warga miskin baru, tetapi dapat memiliki jaminan hidup untuk membiayai anak dan keluarga yang ditinggalkan.

“Seperti korban nelayan kemarin, suaminya meninggal, anak sudah yatim piatu, istri tidak ada yang menafkahi, bersyukur adanya bantuan dari BPJS ketenagakerjaan anak bisa dibiayai sekolah sampai kuliah,” ucapnya.

Untuk itu, Lukman berharap kepada seluruh nelayan dapat ikut dalam program BPJS ketenagakerjaan yang sudah diakomodir oleh HNSI Bangka, sehingga kesejahteraan kehidupan keluarga nelayan dapat terjaga.

Baca Juga  Cegah Pernikahan Usia Dini, Pemerintah Desa Perlu Buat Perdes