“Saya di Pangkalpinang sendiri, media sosial saya banyak di tag oleh teman-teman di luar daerah di Jawa di Sulawesi terkait dengan kejadian viral baru-baru ini di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

 

Menurut dia, ‘Yok Begasak’ ini salah satu solusi mewadahi para pemuda-pemudi di Kota Pangkalpinang ini. Agar tak lagi muncul aksi-aksi penganiayaan semacam itu pengeroyokan dan sebagainya.

 

“Kita fasilitasi hal tersebut mumpung juga ternyata kita terus terang saja banyak pemuda pemuda di Pangkalpinang baik itu yang beraktivitas keseharian di Kota Pangkalpinang maupun yang di luar kota Pangkalpinang geram dengan aksi-aksi tersebut bahkan mau secara terbuka melakukan tantangan-tantangan,” urainya.

 

Pihaknya berupaya untuk membuka ruang dan memfasilitasi yang hobi dan energi berlebih serta butuh penyaluran. Mereka siap mewadahi hal ini secara profesional bahkan dengan beberapa kelas dan dengan aturan resmi.

Baca Juga  Samsung Password Manager di Windows 10 dan 11 Kini Resmi Dirilis

 

“Kita siapkan kelas-kelasnya ya, kita juga ada penantang teman-teman pemuda di Pangkalpinang yang ingin menyalurkan hobi dan bakatnya jadi tidak lagi ada aksi-aksi jalanan atau harus aksi penganiayaan yang di pinggir jalan silakan salurkan bakat anda silahkan salurkan energi berlebih tersebut diring resmi kita akan buka arena pertarungan kita,” sebutnya.

 

Mereka merencanakan kegiatan ini di bulan Juni dan akan dibuka pendaftaran resmi. Yang jelas mereka menantang untuk menyalurkan bakal dan energi berlebih ke hal yang positif.

 

“Kita merubah hal negatif di lapangan menjadi positif, sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat terkait berita viral kemarin mengancam rasa keamanan dan sosial masyarakat,” tukasnya.

Baca Juga  Dosen UGM Ditahan Kejati Jateng, Terseret Tipikor Kakao Rp7,4 Miliar