“Aktivitas jual beli obat dan makanan di pasar online juga tinggi. Jangan sampai luput dari pengawasan. Pastikan tidak ada zat berbahaya yang terkandung dalam makanan ataupun obat-obatan yang dijual oleh para pedagang online,” kata Netty.

Netty juga mendorong agar BPOM rutin melakukan sosialisasi mengenai keamanan pangan dan obat-obatan menjelang lebaran 2023 dengan menggandeng para tokoh masyarakat.
“Pedagang kadang menjual produk berbahaya bukan karena faktor kesengajaan, tetapi karena mereka tidak paham. Oleh karena itu selain pengawasan, BPOM juga harus melakukan sosialisasi intensif di lapangan,” katanya.

Sebagai Anggota Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan BPOM, Netty pun kerap melakukan sosialisasi tentang keamanan pangan di Indramayu dan Cirebon dengan mengundang masyarakat.

Baca Juga  Polisi akan Kawal Arak-arakan Sambut Timnas Indonesia U-22

“Jika BPOM terus menggalakkan sosialisasi dan pengawasan, maka masyarakat pun akan terus ingat bahwa mereka harus cek kemasan, label, izin edar dan masa kedaluwarsa produk sebelum memutuskan untuk membeli,” tutup Netty.