Berdasarkan keterangan IK dan RI bahwa korban sempat berenang ke tengah kolong. Namun pada saat berenang korban sempat berteriak minta tolong kepada teman – temannya. Namun tak berselang beberapa lama tubuh KD pun sudah tak nampak dari permukaan Kolong.

Sayangnya, kedua bocah sebaya ini ketika pulang ke rumah tidak menceritakan kejadian yang dialami korban kepada orang tuanya.

Pukul 20.05 WIB setelah mendengar keterangan para saksi. Anggota Polsek Belinyu beserta warga melakukan pencairan di area kolong.

Pukul 20.20 WIB, korban pun berhasil ditemukan dari dasar kolong dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban KD langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Stania Belinyu untuk dilakukan pemeriksaan medis. Sekitar pukul 21.00 WIB, jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa pulang ke rumah duka.

Baca Juga  Kedai CB Kopi Tungku, Sajikan Kopi Terbaik Nusantara dan Mancanegara Racikan Barista, Yuk Mampir!

Kapolres Bangka, AKBP. Taufik Noor Isya, SIK melalui Kasi Humas Polres Bangka, Ipda. Zulkarnaen Rabu tengah malam (12/4/2023) membenarkan kronologis peristiwa tenggelamnya seorang anak di kolong bekas tambang timah di Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu.

“Setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban pihak Polsek Belinyu melakukan langkah – langkah mengumpulkan informasi, mendatangi TKP, membawa korban ke rumah sakit dilanjutkan dengan melakukan pengecekan lebih lanjutz dokumentasi dan membuat laporan,” kata Ipda Zulkarnaen.

Dikatakannya saat ini jenazah korban sudah dipulangkan ke pihak keluarga dan rencananya Rabu pagi akan di makamkan.