Porter ini mendapatkan penghasilan dari penumpang yang memanfaatkan jasanya. Namun demikian, porter-porter ini tetap diawasi dan dibina oleh PT KAI.

Kasmari, salah satu porter asal Lamongan yang sudah lebih dari 20 tahun menjadi porter di Stasiun Pasar Senin menuturkan, “Kami sangat berterima kasih kepada KBI yang memberikan paket sembako ini. Kami porter selama ini tidak memiliki penghasilan tetap, karena hanya tergantung dari penumpang yang menggunakan jasa porter. Kadang-kadang sehari dapat, kadang juga nggak dapat sama sekali. Apalagi selama pandemi, porter libur dan tidak mendapatkan penghasilan sama sekali”.

Andi Patriota Wibisono menambahkan, “Terkait kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjelang hari raya idul Fitri, selain memberikan paket sembako, KBI juga turut mendukung program Mudik Bersama BUMN 2023 dengan menyediakan angkutan mudik dengan kuota sebanyak 200 pemudik. Harapan kami, program TJSL ini dapat membantu masyarakat khususnya untuk merayakan hari raya idul Fitri.

Baca Juga  Semarak HUT ke-25 Babel, Gubernur Hidayat Berbagi Sembako ke Tanjung Binga Belitung