وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

Artinya: Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.

Pertama. ajarkan tauhid kepada anak-anak kita. Bertauhid berkeyakinan tidak menyekutukan dan menduakan Allah.

Tauhid adalah hal dasar yang akan menjadi potensi bagi anak sebagaimana firman Allah dalam surah Luqman ayat 13 yang artinya dan ingatlah ketika Lukman kepada anaknya di waktu ia memberi pelajaran kepadanya hai anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.

Kedua. berbakti kepada ibu bapak. Ini adalah wujud bukti anak yang sholeh banyak cerita orang tua menderita bahkan terlantar setelah anaknya pada berumah tangga hanya demi sebuah karir kadang anaknya rela meninggalkan orang tua atau malah lebih parah menitipkan di panti jompo sementara waktu cukup untuk merawatnya.

Baca Juga  Memaknai Idul Fitri (2)

Ketiga. Berbuat baik kepada sesama manusia. Seiring dengan ketatnya persaingan hidup saat ini, rasa empati dan peduli terlihat memudar namun bila sejak dini anak kita pahamkan akan sebuah kepedulian terhadap karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, Ibnu Sabil, dan hamba sahaya, maka rasa itu akan terpupuk.

Keempat. Tidak sombong dan bangga diri. Sejak dini anak harus dipahamkan akan bahaya sikap sombong. Sombong adalah sesuatu yang dibenci oleh Allah karena hanya Allah yang boleh sombong.

Namun bila kita saksikan saat ini banyak orang yang merasa lebih dibandingkan yang lain hanya karena status sosial. Banyak orang yang meremehkan sesama karena nasab dan jabatan. Dengan mendidik anak untuk bertingkah laku tidak sombong cermin generasi mulia.

Baca Juga  Bentuk Karakter Siswa Islami, SMP YKP Toboali Gelar Pesantren Kilat

Jika orang tua sanggup merawat dan mendidik anak dengan berdasarkan Al quran surah an-nisa ayat 36, maka insya Allah anak-anak sholeh akan terwujud Dan inilah bukti kita telah bersungguh-sungguh melaksanakan kurikulum yang Allah tuliskan terkhusus dalam surah An nisa ayat 36 dalam melangsungkan generasi yang sholeh dan sholehah.

Ustad Alanshori, MP.d, Pimpinan Pondok Pesantren Quran Cahaya Kabupaten Bangka Selatan