“Seperti halnya narkoba, rokok sama sekali tidak memiliki manfaat, yang ada hanyalah mengandung zat adiktif yang membuat seseorang jadi kecanduan dan yang ditakutkan adalah bagi perokok berat dikhawatirkan akan coba-coba menggunakan narkoba” jelas pria yang biasa disapa Alfy ini.

BNNK Bangka mengajak para siswa untuk berkomitmen memerangi narkoba dan fokus menuntut ilmu dengan dasar iman dan taqwa.

“Menyikapi permasalahan tersebut, kami  mengajak kepada para siswa agar dapat menjaga komitmen sebagai pelajar yang tugas pokoknya adalah menuntut ilmu dengan serius, didasari dengan iman dan taqwa guna menggapai masa depan dan cita-cita yang gemilang,” jelasnya.

Menurut Alfy, sebanyak 24 persen kategori pelajar menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Sehingga dalam sosialisasi kali ini BNNK Bangka memberikan edukasi bahaya narkoba yang mengancam generasi bangsa.

Baca Juga  Kalahkan Pangkalpinang, Petenis Beregu Putri Babar Pastikan Medali Perunggu sudah di Tangan

“Bahaya narkoba mengancam generasi bangsa dengan pemaparan dari beberapa narasumber yang menjelaskan bahwa sebanyak 24% dari katagori penyalaguna narkoba adalah pelajar yang sangat rentan dapat terjerumus kedalam tindak penyalahgunaan narkoba. Selanjutnya pemateri memberikan pemahaman tentang Pengertian, Jenis-jenis dan Penggolongan narkotika, terhadap Dampak narkoba bagi kesehatan dan tips buat pelajar Bagaimana cara mencegah dari ancaman bahaya narkoba,” jelas Alfi lagi.

Diharapkan pesantren kilat ini dapat memotivasi para pelajar untuk memperdalam ilmu agama dan menjadi pendidikan karakter agar anak siap menghadapi tantangan zaman di masa depan.

“Harapannya adalah para pelajar setelah mengikuti kegiatan ini dapat memiliki sikap yang lebih baik lagi, berbudi pekerti luhur, santun, cerdas dan berprestasi sehat tanpa narkoba,” tutupnya.

Baca Juga  Penghuni Kos-kosan di Kelurahan Kenanga Dites Urine BNNK, Dua Positif Metamfetamin