Jika kebutuhan makanan dan cairan terpenuhi, langkah selanjutnya untuk menjaga stamina tubuh adalah dengan tetap rutin olahraga.

Puasa tidak menjadi hambatan bagi Anda untuk berolahraga. Anda hanya perlu menyesuaikan waktu olahraga saat puasa dan jenis latihannya.

Anda bisa memilih olahraga di sore hari menjelang berbuka karena setelahnya Anda bisa langsung minum dan makan untuk mengisi kembali energi yang hilang.

Tidak perlu setiap hari, Anda cukup melakukan aktivitas ini selama bulan puasa sebanyak 2 hingga 3 kali per minggu dengan lamanya latihan 30 – 45 menit.

Untuk jenis latihannya, sebaiknya Anda lebih fokus pada latihan kekuatan untuk menghindari kehilangan massa otot selama bulan Ramadan.

Baca Juga  Membaca Ulang Kisah Nabi Yusuf (Bagian 2)

Anda bisa memilih aktivitas aerobik, seperti joging, berenang, bersepeda, atau jalan cepat. Kombinasikan dengan latihan kekuatan seperti plank, push-up, atau sit-up.

4. Istirahat yang cukup

Puasa membuat Anda cenderung kurang tidur sehingga penting memperhatikan kembali waktu beristirahat. Di samping itu, Anda tetap harus bekerja dan rutin menjalani olahraga selama puasa.

Tentu tidur menjadi sangat penting karena ini adalah waktunya bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri. Untuk mengakali tidur cukup selama berpuasa, cobalah untuk tidur malam lebih awal.

Hindari berbagai aktivitas yang bisa membuat Anda tidur lebih larut, seperti menonton TV atau bermain ponsel. Anda sebaiknya juga menghindari begadang jika tidak penting untuk menjaga stamina tubuh tetap stabil saat menjalani puasa.

Baca Juga  Tata Cara Salat Witir Lengkap dengan Bacaan Doa dan Niat

5. Pilih makanan sehat saat berbuka puasa

Setelah seharian berpuasa, selalu ada godaan untuk memanjakan diri dengan mengonsumsi minuman dingin, makanan manis, ataupun gorengan.

Namun, bulan Ramadan masih akan berlanjut selama beberapa hari ke depan dan Anda perlu menjaga stamina saat puasa di esok hari.

Sebenarnya Anda boleh saja mengonsumsi gorengan atau makanan manis-manis untuk buka puasa, tapi ingat sesekali saja. Jangan terlalu sering karena tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Anda bisa memilih menu buka puasa yang sederhana dan menyehatkan, seperti segelas air putih dan kurma. Kemudian, beri jeda sekitar 30 menit atau lebih untuk makan malam.

Menu makan malamnya tetap harus mengandung gizi seimbang. (***)

Baca Juga  Pentingnya Belajar Puasa Sejak Dini