TEKNOLOGI,TIMELINES.ID- Faktor keamanan dalam dunia digital menjadi beberapa faktor penting yang harus dimiliki, seperti halnya WhatsApp yang kini terus berbenah diri dalam melakukan perlindungan privasi.

Dilansir dari Gadgetren.com, pihak WhatsApp akan melakukan penambahan kekuatan yang mencakup Perlindungan Akun, Verifikasi Perangkat, dan Kode Keamanan Otomatis.

Ketiga fitur keamanan tersebut akan mulai bisa dinikmati oleh pengguna WhatsApp di seluruh dunia termasuk Indonesia dalam waktu beberapa bulan ke depan secara bertahap.

Sebelumnya WhatsApp juga telah memberikan fitur privasi yang sudah melindungi percakapan pengguna dengan berbagai cara seperti fitur pesan sementara yang akan menghilang secara otomatis, cadangan yang terenkripsi end-to-end untuk menyimpan riwayat chat, verifikasi dua langkah untuk keamanan tambahan, serta kemampuan untuk memblokir dan melaporkan chat yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Membludak, Emak-emak di Sungailiat Kecewa Tidak Kebagian 1000 Paket Sembako Murah

Hadirnya tiga fitur privasi tambahan ini menurut WhatsApp bertujuan untuk melindungi pesan pribadi pengguna dan agar mereka memiliki lebih banyak kontrol terhadap percakapan atau pesan yang sedang berlangsung maupun telah lewat. Fitur-fitur privasi tambahan ini didasari dengan lapisan keamanan enkripsi end-to-end.

Pihaknya berharap semua pengguna WhatsApp bisa menikmati peningkatan keamanan yang ditawarkan melalui fitur-fitur tersebut dan ke depannya akan ada lebih banyak pembaruan yang bakal segera pihaknya umumkan.   Mengenai fungsi dari tiga fitur tersebut masing-masing akan memberikan manfaat keamanan tambahan.

Adapun Perlindungan Akun muncul dalam notifikasi peringatan jika sistem menemukan aktivitas pengalihan akun WhatsApp ke perangkat baru. Jika aktivitas pengalihan tersebut tidak dilakukan oleh pemilik langsung maka kita bisa mengetuk tombol bahwa hal tersebut bukan atas izin pengguna resminya.

Baca Juga  Oppo Reno 8T 4G vs Infinix Note 12, Mana yang Lebih Canggih?

Kemudian fitur Verifikasi Perangkat bisa mengamankan pengguna jika perangkatnya terindikasi disusupi malware atau ancaman yang akan dapat membahayakan data privasi dan keamanan pengguna seperti bisa mengambil data-data di ponsel tanpa izin menggunakan WhatsApp untuk mengirim pesan yang tidak diinginkan.