Puasa Meningkatkan Kesuburan? Pasutri yang Merencakan Kehamilan Wajib Baca Ini
Dengan begitu, ini membuktikan bahwa puasa bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan dan peluang untuk hamil pada wanita.
Selain manfaat tersebut, penelitian lain juga menyatakan bahwa puasa dapat mencegah penurunan jumlah dan kualitas sel telur akibat pertambahan usia.
Hubungan puasa dan kesuburan pria
Dilansir dari jurnal Archives of Andrology, puasa tidak akan memberikan dampak buruk terhadap kualitas sperma. Sebaliknya, puasa justru berpotensi memperbaiki fungsi organ reproduksi dan kesuburan.
Berdasarkan penelitian pada jurnal tersebut, puasa diketahui dapat meningkatkan jumlah sperma, kadar hormon kesuburan, dan kadar hormon testosteron.
Saat berpuasa, kadar asam dan basa dalam tubuh dapat menjadi lebih seimbang sehingga fungsi berbagai organ tubuh pun semakin meningkat, termasuk organ reproduksi.
Selain itu, puasa dapat membantu menjaga berat badan yang sehat pada pria,
Sama seperti pada wanita, memilik berat badan berlebih atau obesitas dapat menurunkan tingkat kesuburan pria. Hal ini dapat terjadi akibat beberapa faktor berikut:
●kadar hormon yang tidak seimbang,
●gangguan ereksi, dan
●kondisi kesehatan lain yang dapat timbul akibat obesitas.
Bagi pria yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menurunkan berat badan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.
Puasa juga memberikan kesempatan bagi alat pencernaan agar dapat beristirahat, sehingga berbagai racun dan kotoran yang dapat mengganggu kesehatan dapat dibuang dari dalam tubuh.
Hal ini akan membuat kualitas sperma menjadi semakin meningkat.
Menjaga pola makan sehat dengan puasa
Puasa tidak dilarang bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.
Pola makan yang sehat sejatinya akan meningkatkan peluang setiap pasangan untuk memiliki keturunan yang sehat pula. Dengan menjalani puasa, Anda bisa lebih mudah dalam menjaga pola makan sehari-hari.
Untuk menjaga tingkat kesuburan dan kesehatan tubuh, ada baiknya konsumsi makanan gizi yang seimbang tetap dilakukan saat berbuka puasa dan sahur.
Ini dapat dilakukan dengan memperbanyak asupan air putih dan makan makanan yang mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. (***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.