Cuaca Panas Ekstrem, Komisi V DPR RI Ingatkan Pemerintah Terhadap Bencana Kebakaran Hutan
Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Gerindra ini meminta Pemerintah untuk bersiap dalam kondisi paling ekstrem sekalipun.
Semua Kementerian diingatkannya untuk mulai melakukan perhitungan antisipasi dampak kekeringan yang bisa terjadi di Indonesia akibat cuaca panas ekstrem yang bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat seperti menurunnya produksi pertanian hingga pertambangan dan lainnya.
Tak hanya itu, Iwan juga menyoroti fenomena Karhutla yang sudah mulai banyak muncul di sejumlah daerah.
Iwan mengatakan, Pemda bersama TNI/Polri harus selalu siaga mengingat kemungkinan kasus Karhutla diprediksi meningkat tahun ini.
Seperti diketahui, Provinsi Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla.
Pemerintah Pusat juga sudah mewanti-wanti Pemda beserta Forkopimda lain di daerah-daerah yang menjadi langganan karhutla saat musim kemarau tiba.
Disisi lain, menurut BMKG, penyebab cuaca panas ekstrem adalah dinamika atmosfer yang tidak biasa.
Suhu panas pada bulan April di wilayah Asia Selatan secara klimatologis juga dipengaruhi gerak semu Matahari.
Penyebab lainnya adalah dominasi monsun Australia, memasuki musim kemarau, dan intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.
Cuaca ekstrem juga akibat perubahan iklim yang sebagian besar disebabkan pembakaran bahan bakar fosil.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.