“Ini kebanggaan, sekaligus rasa syukur karena hasil drawing menempatkan dua unggulan, Spanyol dan Perancis main di arena kita yang baru. Ini benar-benar sejarah. Indonesia menggelar kejuaraan dunia bola basket pertama, dan langsung dihadiri juara bertahan, peringkat satu dunia, serta para bintang basket lainnya. Tak sabar melihat aksi-aksi mereka, dan saya mengajak para pecinta olahraga antusias dan meriahkan event ini,” ujar Erick.

Bagi Erick, kejuaraan dunia FIBA 2023 yang akan berlangsung di Indoor Multifuction Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan menjadi momen eksistensi Indonesia di pentas olahraga internasional.

Dengan status sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, fasilitas baru berkelas internasional dengan kapasitas menampung 16 ribu penonton, dan meningkatnya penggemar bola basket di tanah air, Erick mengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut mensukseskan ajang yang juga digelar di Jepang dan Filipina.

Baca Juga  Tips Hindari Cuaca Panas Ala Kadinkes Bangka

“Sebagai bangsa yang selalu melihat ke masa depan, menjadi tuan rumah kejuaraan dunia bola basket ini harus benar-benar kita manfaatkan untuk kian mempromosikan Indonesia bahwa kita bangsa yang mampu dan berani sukses, baik sebagai penyelenggara dan juga tuan rumah yang baik. Ajang ini pasti akan punya dampak ekonomi karena pecinta bola basket dunia akan datang ke sini,” lanjut Erick yang juga Ketua LOC Indonesia FIBA World Cup 2023.

Selama di Manila, Erick menyempatkan bersua dengan Hamane Niang (Presiden FIBA), Manual V. Pangilinan (Chairman LOC Philipine), dan Andreas Zagklis (Secretary-General FIBA). Ditemani Raffi Ahmad, yang menjadi FIBA World Cup 2023 Ambassador, Erick juga sempat ngobrol bareng NBA Legend , Yao Ming asal Cina), Luis Scola (Argentina), dan Dirk Nowitzki (Jerman).

Baca Juga  Kalahkan PSG dengan Skor Tipis, Dortmund Melaju ke Final Liga Champions