Pada gelaran International Abacus World Competition 2022, Nono berhasil menyisihkan 7000 peserta lainnya dari seluruh dunia.

Berkat memenangkan ajang olimpiade matematika international tersebut, Nono memperoleh hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang tunai sebesar 200 Dollar AS. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Juli Agustar Djonli selaku Founder Abacus Brain GYM (ABG) Amerika Serikat.

4.Mendapat Banyak Apresiasi

Berkat menjuarai ajang sempoa internasional tersebut, Nono banyak mendapat apresiasi atas prestasinya tersebut. Saat memenuhi undangan Astra, Nono saat diminta untuk memilih mobil sebagai hadiah, menolaknya. Nono juga menolah hadiah Laptop dari Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Sejumlah apresiasi lainnya ditawarkan untuk Nano, sebut saja hadiah Rp 10 Juta, dari  Raffi Ahmad, Gubernur NTT, Bertemu Youtuber Jerome Poline dan banyak lainnya.

Baca Juga  PT Timah Pecat Oknum Karyawan Viral Hina Honorer BPJS

5.Memiliki Banyak Cita-cita

Dalam berbagai kesempatan, Nono bercita-cita menjadi tentara dan bisa menciptakan oto (mobil) paling tercepat, Kereta paling tercepat dan pesawat.

6.Berlatih Sejak Usia 4 Tahun

Saat meraih prestasi ini, Nono masih duduk di bangku kelas 2 SD.Untuk meraih prestasi ini, Nono sebagaimana diutarakan kedua orang tuanya, mulai berlatih saat usianya 4 tahun.

Tidak hanya aktif, ia juga dinilai memiliki kelebihan, sebab sudah bisa membaca sejak berusia 5 tahun. Maka tidak salah bila Nono di sekolah memang juga terkenal sebagai anak yang aktif dan menyukai matematika. (***)